Minggu, 08 Agustus 2010

3676 mdpl

tepat tanggal 6 Agustus 2010 saya telah menjejakan kaki di tanah tertinggi di pulau jawa
sungguh nikmat yang tiada tara
2 hari sebelum saya ulang tahun
kado terindah yang pernah saya dapatkan
karena saya mendapatkan itu hasil murni perjuangan saya
banyak yang dikorbankan
sempet juga putus asa dan tidak mau melanjutkan perjalanan
tetapi karena tekat yang kuat dan semangat, akhirnya saya pun dapat berdiri di atas sana
MAHAMERU
puncak abadi para dewa
terimakasih Ya Allah
terimakasih ibu
terimakasih bapak
terimakasih adikku
terimakasih saudara2ku
terimakasih teman2ku
terimakasih semuanya
perjalanan hidup yang amat sangat berharga
semoga tahun depan dan selanjutnya perjuangan hidup saya akan lebih bermakna dan berharga lagi
AMIN

Minggu, 25 April 2010

Minggu, 14 Maret 2010

Sang Petualang


Laut Biru Begitu Lapang

dan Gelombang Menghalau Bosan
Petualang Bergerak Tenang
Melihat Diri Untuk Pergi Lagi

Ya Sejenak Hanya Sejenak
Ia Membelai Semua Luka
Yang Sekejap Hanya Sekejap
Ia Merintih Pada Samudera

Sebebas Camar Engkau Berteriak
Setabah Nelayan Menembus Badai
Seikhlas Karang Menunggu Ombak
Seperti Lautan Engkau Bersikap

Petualang Merasa Sunyi
Sendiri Di Hitam Hari
Petualang Jatuh Terkapar
Namun Semangatnya Masih Berkobar

Petualang Merasa Sepi / Merasa Sunyi
Sendiri Dikelam Hari
Petualang Jatuh Terkulai
Namun Semangatnya Bagai Matahari

Sebebas Camar Engkau Berteriak
Setabah Nelayan Menembus Badai
Seikhlas Karang Menunggu Ombak
Seperti Lautan Engkau Bersikap

Ya Sang Petualang Terjaga
Ya Sang Petualang Bergerak
Ya Sang Petualang Terkapar
Ya Sang Petualang Sendiri

By : Iwan Fals

Sabtu, 13 Maret 2010

Senin, 08 Maret 2010

PERSIJA SAMPAI MATI


Buat gue suatu kebanggan bisa mendukung tim kesebelasan Jakarta sekelas PERSIJA. Walaupun beberapa tahun belakangna ini kinerja PERSIJA menurun, tetapi tidak menyurutkan semangat gue buat tetep dukung tim kesebelasan kesayangan gue ini. Gue tergabung dalam suatu organisasi suporter PERSIJA JAKARTA yang diberi nama JAKMANIA, suatu wadah organisasi suporter yang bertugas menyemengati tim kesebelasan PERSIJA JAKARTA. Gue merasa bangga apabila gue telah masuk ke dalam stadion dan bersorak-sorai untuk memberi dukungan untuk tim PERSIJA karena euforia di dalam stadion selalu membuat bulu kuduk gue merinding. Gue juga pernah berpetualang untuk menonton PERSIJA sampai ke kota SOLO. Pengalaman yang amat berharga sepanjang perjalanan menuju SOLO sampai tiba di JAKARTA lagi. Gue belajar banyak. Emang si pengalaman gue untuk TOUR membela PERSIJA bisa dibilang masih tergolong amat sedikit. Pernah suatu hari bertandang ke kandang musuh bebuyutan, pada saat itu bukan rasa takut yang gue khawatirkan, tapi suatu kebanggaan karena bisa melewati atau menjejakan kaki di kandang MUSUH. Walaupun sempet terjadi insiden. Waktu mau berang kesana cuma modal nekat, gag mikir nantinya bakal kaya gmn. Yang gue pikirin gimana caranya supaya gue n temen2 gue bisa tembus ke Bandung buat dukung PERSIJA. Dan ternyata kita bisa masuk ke stadion, menjejakan kaki disana dan bersorak-sorai untuk menyemangati PERSIJA. Ada rasa was-was juga dalam hati, memikirkan bagaimana nanti pulangnya. Tapi hal itu gag gue indahkan karena gue bersama dengan orang-orang yang memang bener-bener cinta PERSIJA. Mungkin itu dia yang dinamakan PERSIJA SAMPAI MATI. Gag peduli orang mau ngomong apa tentang PERSIJA, yang penting gue senang dan gue gag ngeganggu orang.

"Ja
ngan pernah tanyakan apa yang telah PERSIJA berikan untukmu, tapi tanyakan apa yang telah kau berikan untuk PERSIJA"

Akhir kata gue ucapkan "PERSIJA till the day i die"




JAKMANIA REVOLUSI PONDOK BAMBU

Minggu, 07 Maret 2010

Perjalanan Meraih Mimpi-Mimpi

Kita hidup pasti punya mimpi. Tetapi mimpi yang baik ialah mimpi yang dapat terealisasikan. Percuma kalau hanya bermimpi tetapi tidak dapat direalisasikan. Tentunya untuk mewujudkan mimpi tersebut kita harus berjuang untuk dapat merealisasikan mimpi tersebut.
Perjuangan yang gigih dan sungguh-sungguh akan berdampak amat memeuaskan pada saat kita telah mendapatkan mimpi tersebut. Semua berawal dari mimpi.
Dulu, gue pengen banget yang namanya mendaki gunung tapi dari dulu susah untuk merealisasikan keinginan tersebut. Sampai suatu hari gue keterima kulaih di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) lewat jalur PENMABA. Ternya di UNJ ada organisasi yang sesuai dengan minat gue yaitu mendaki gunung. Pada saai itu gue dateng bersama temen gue ke sekret EKA CITRA (Nama mapala di UNJ) buat ngambil formulir pendaftaran anggota baru.
Nah pas gue pulang ke rumah dan minta persetujuan ortu buat ikutan jadi anggota KMPA EKA CITRA ternyata beliau tidak mengizinkannya. Alasan mereka si katanya karena gue "CW". Pada saat itu gue gag bisa ngebantah ortu gue karena sesuatu hal.
Sampai akhirnya di tahun ketiga gue kuliah di UNJ gue mencoba lagi untuk mengambil formulir pendaftaran anggota baru KMPA EKA CITRA dan dengan mudahnya gue mendapatkan izin dari ortu gue ya walaupun mereka juga masih ngewanti-wanti sih. Nah gue pikir ini kesempatan yang langka, gue dapet izin dari ortu trus apa lagi yang gue tunggu??
2 tahun gue nunggu-nunggu hal ini bisa terwujud dan akhirnya izin itupun gue dapatkan.
Gue juga dapet dukungan dari banyak pihak dan tentunya mereka juga banyak yang berpesan supaya gue tetep hati-hati karena yang namanya bermain di alam itu tidak ada yang pasti.
Gue seneng banget, pada saat itu juga gue berjanji bakal serius buat ngejalanin ini semua. Karena gue gag mau nyia-nyiain kesempatan yang udah di kasih ke gue.
Ternyata untuk menjadi anggota KMPA EKA CITRA sangat sulit, harus banyak yang dikorbankan. Tenaga, uang, waktu, tapi itu semua tidak menyurutkan niat gue buat menjalaninya walaupun berat tapi gue harus bisa.
Gue menjalani masa pendidikan menjadi siswa selama 3bulan.
Saat menjadi siswa, hari-hari gue dipenuhi dengan latihan fisik. Kenapa latihan fisik?? Itu dikarenakan untuk mempersiapkan fisik kita pada saat kita berada di alam bebas. Waktu itu gue mengeluh kecapean, tapi gue tetap bertahan karena itu juga buat gue sendiri supaya pada saat di medan yang sebenarnya gue bisa bertahan.
Seiring berjalannya waktu, gue menemukan saudara-saudara yang nantinya akan terus bersama-sama dan tentunya merasakan hal yang sama setiap harinya.
Sebulan telah berlalu, dan tiba saatnya pengaplikasian materi yang telah diberikan pada gue dan saudara-saudara gue yang sesama siswa.
Tryout I Hutan Gunung, Lokasi Geger Bentang
Tryout II Rock Climbing n Caving, Lokasi Tebing Klapanunggal n Goa Cikaray
Tryout III Rafting, Lokasi Sungai Cisadane
Banyak banget hal yang gue dapet dari sini dan gue bersyukur karena gue bisa merakannya.
22Januari-31Januari 2010 adalah hari yang paling bersejarah di hidup gue, dimana disitu gue dikondisikan dalam keadaan yang paling parah.
10 hari itu bernama DIKSAR (Pendidikan Dasar). Biasanya kalau seseorang ingin menjadi mapala harus melewati tahapan ini sebelum menjadi anggota.
Banyak banget hal yang gue dapet dari sini dan yang jelas pengalaman ini membuat gue menjadi wanita yang lebih tangguh.
Akhirnya apa yang gue impikan selama ini terwujud, gue udah jadi anggota KMPA EKA CITRA, ya walaupun baru menjadi anggota muda. Tapi perjuangan gue gag sampe sini ajah, gue bakal terus belajar dan berkomitmen pada EKA CITRA untuk terus mengabdi. Karena gue telah berkomitmen di puncak Burangrang untuk mengabdi pada EKA CITRA.
Sebenernya gue masih pengen cerita lagi karena masih belom lengkap ni gue ceritanya, tapi berhubung gue udah stuck gag bisa nulis lagi jadi sampe disini dlu kali yaaaaa
Hehehehehe..

Pesen gue si cuma satu. "Teruslah bermimpi dan wujudkan semua mimpi-mimpimu dengan berjuang sekuat tenaga"